Kamis, 16 Maret 2017

Kartika Catur Pelita Mempublikasikan Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot.

Cerpen Bibit, Bobot, dan Bobot adalah cerpen karya Kartika Catur Pelita yang dimuat di tabloid Genie, edisi bulan Desember 2016, cover depan Jupe dan Dewi Persikk, sementara cover belakang terpampang Acha Septriacha yang bersiar hendak menikah. Pada halaman cover ini tertulis : Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot. Penulis Kartika Catur Pelita. Oya, cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot berkisah tentang perjuangan seorang pengusaha abon, yang memiliki putri tomboi bernama Sri Kanti. Pada masa puber, Sri Kanti-rakyat jelata menjakin cinta dengan seorang pemuda tampan berdarah biru. Bila cinta bersatu? Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot lumayan panjang, berjumlah 12.000 cws. Mungkin yang baca blog ini ada yang sudah pernah membaca fiksi ini. Silakan berbagi.

Kartika Catur Pelita Menguarkan The Power off Writing

Kartika Catur Pelita, penulis nasional berasal dari Kota Jepara akan menguarkan makalahnya yang berjudul 'The Power Off Writing' pada acara Seminar Jurnalistik yang dihelat LPM Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Nadaltul Ulama, UNISNU, Jepara, pada Sabtu, 18 Maret 2017.

Kartika Catur Pelita dan Akademi Menulis Jepara

Komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ),adalah wadah pelatihan menulis fiksi & nonfiksi yang digagas oleh penulis asal Jepara.Kartika Catur Pelita, Adi Zamzam, Ella Sofa, Syaiful Mustaqim, dan Sochib Chib adalah sosok yang membidani kelahiran komunitas yang diluncurkan pada 10 Januari 2015. Dalam rentang waktu yang masih seumur jagung, komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ), rutin menggelar pelatihan saban hari Sabtu, pukul 14.00-16.00 di Perpustakaan Jepara. Pemateri membeberkan tip menulis cerpen,novel puisi, resensi, artikel, opini, dan karangan jenis lainnya. Pemateri yang terdiri dari penulis nasional-yang sarat jam terbang- yang bermukim di Jepara, berbagi proses kreatif, pengalaman dan motivasi.

Kartika Catur Pelita Mempublikasikan Cernak Pertama Kali di Suara Merdeka

Cernak berjudul Putri Tralala merupakan cernak karya Kartika Catur Pelita yang pertama kali dimuat di media cetak, yakni Suara Merdeka. Putri Tralala menceritakan seorang selebritis cilik bernama Putri Tralala yang rajin, pintar membagi waktu, dan tidak sombong. Cernak ini dipublikasikan di rubrik Yunior, Suara Merdeka, pada 25 Oktober 2009.Cernak ini berhasil dimuat setelah saya mendapatkan alamat email pengiriman naskah cernak rubrik Yunior-dari Syaiful Mustqim, pegiat literasi di Jepara. Sebelumnya saya sudah beberapa kali kirim naskah via pos. Ternyata tak pernah lolos.Baru setelah berkirim via email,dan Putri Tralala dimuat, kemudian beberapa cernak saya pun tayang di Yunior-Suara Merdeka, seperti Baju Boneka Kain Perca, Teman Sebangku, Kado Valentine Terindah, Alam dan Balon Warna-Warni,dan Nasi Aking

Kartika Catur Pelita di Anugerah PAUD 2016

Kartika Catur Peita, penulis asal Kota Ukir, mendapat undangan istimewa, menghadiri perhelatan Anugerah PAUD 2016. Berkat karya cernak berjudul 'Kuas Ajaib' yang memenangi Lomba Penulisan Cerita Rakyat Untuk Anak-yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang PAUD, penulis yang dipanggil KCP ini, selain mendapat hadiah berupa uang tunai, juga mendapat undangan untuk menghadiri perhelatan yang dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan dipuncaki penyerahan hadiah penghargaan Anugerah PAUD 2016 oleh Bunda PAUD Nasioanl, Ibu Iriana Joko Widodo, dan Ibu Mufida Jusuf Kalla. Acara yang dihelat secara meriah di Langen Sasana Budaya, Taman Mini Indonesia Indah ini, diselenggarakan pada 29 September 2016.

Kartika Catur Pelita Pemateri Workshop Teater Tiga Koma, FKIP UMK

Kartika Catur Pelita, sastawan asal Kota Ukir yang karya cerpennya-bebrgaia genre-telah melanglang buana di puluhan media cetak lokal-nasional,dan media online- didapuk sebagai pemateri Penulisan Sastra di workshop Teater Tigakoma, teaternya mahasiswa FKIP Universitas Muria Kudus. Adapun kegiatan Workshop Teater dilaksanakan pada 11-13 Desember bertempat di Balai Desa Gondosari,Kecamatan Gebog, Kudus. Pengisi pemateri, para seniman andal, Asa Jatmiko, Kartika Catur Pelita, Wartoyo Giyok, Tommy 'Swatantu.'

Kartika Catur Pelita Mempublikasikan Cerpen Perempuan Pemancing.

Cerpen berjudul Perempuan Pemancing, merupakan cerpen Kartika Catur Pelita, yang dipublikasikan di surat kabar Haluan Padang, pada 18 Juni 2016. Cerpen Perempuan Pemancing yang sepanjang 900 word, berkisah tentang pengalaman hati seorang perempuan perajut yang suatu hari bersua perempuan pemancing. Mereka berkisah tentang arti kesendirian, kesepian, dan kehilangan. Pernah kau kehilangan sesuatu yang sangat berharga di kehidupanmu?

Kartika Catur Pelita Menerbitkan Cerpen Ujian di Hari Lebaran

Cerpen Kartika Catur Pelita yang bertajuk Ujian di Hari Lebaran dimuat di majalah Kartini, edisi Lebaran 2016.Edisi khusus Lebaran tahun ini majalah Kartini memajang aktris Donita dan sang suami. Cerpen Ujian di Hari Lebaran berkisah tentang luka hati seorang perempuan yang sepanjang usianya disia-siakan oleh sang suami. Demi buah hati sang istri membesarkan buah hati. Demi suami, ia rela dibenci oleh keluarga besar.Berbelasa tahun, tak ada lagi lebaran di rumah kakek. Hingga suatu hari sang kakek berkirim surat dan menghendaki si anak terbuang untuk datang di hari Lebaran. Ternyata dendam masih berkecamuk, bahkan setelah bersalaman, dan mohon maaf, ujian masih datang. Bila dendam masa lalu sirna?

Kartika Catur Pelita Tampil di Taman Budaya Jawa Tengah

Kartika Catur Pelita, sastrawan berbakat dari Kota Jepara, terpilih sebagai salah satu dari sejumlah nama sastrawan berbakat sekitar pegunungan Muria. Cerpen 'Watu Kucing' membawa sosok penulis gondrong ini diundang diperhelatan peluncuran Antologi Cerpen Joglo 11 yang bertajuk 'Tatapan Mata Boneka'(judul cerpen Musyafak). Moderator digenggam oleh Bandung Mawardi. Pembedah sastrawan Raudal Tanjung Banua dan Budi Maryono. Acata digelar di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, pada 12 Juli 2012.

Kartika Catur Pelita Pemenang Lomba Menulis Cerita Rakyat Kemendikbud PAUD 2016

Kartika Catur Pelita terpilih sebagai salah satu pemenang Lomba Menulis Cerita Rakyat yang diselenggarakan oleh Kemendikbud PAUD 2016. Sebagai pemenang, KCP, begitu biasanya penulis dipanggil, mendapat kesempatan untuk menghadiri Anugerah PAUD 2016, yang dihadiri Bunda PAUD Nasional, yaitu Ibu Iriana Joko Widodo, Ibu Mufida Jusuf Kalla, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Muhammad.

Kartika Catur Pelita meluncurkan Balada Orang-Orang Tercinta

Pada 26 Juni 2016, Kartika Catur Pelita, penulis berbakat dari Kota Ukir, meluncurkan buku fiksi Balada Orang-Orang Tercinta di Gramedia Pandanaran, dalam acara Pesta Buku Murah Ramadan 2016. Balada Orang-Orang Tercinta merupakan buku kedua penulis yang berkecimpung di dunia penulisan sejak remaja. Balada Orang-Orang Tercinta diterbitkan oleh penerbit Pustaka Puitika, Yogjakarta. Balada Orang-Orang Tercinta karya penulis yang biasa dipanggil KCP ini, terdiri dari 15 cerpen pilihan, yang telah terbit di pelbagai media cetak lokal dan nasional, diantaranya: Bangka Pos, Koran Merapi, Minggu Pagi, Inilah Koran Jabar, Metro Riau, dan Republika. Balada Orang-Orang Tercinta kumcer menawan, memuat judul-judul cerpen, diantaranya: 'Autopsi, Cucur, Senja Merah Itu Pecah, Kawin Kontrak, Cendol, Balada Orang-Orang Tercinta.

BALADA ORANG-ORANG TERCINTA diluncurkan di GRAMEDIA.

Balada Orang-Orang Tercinta, merupakan buku fiksi kedua karya Kartika Catur Pelita. Buku yang berisi kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media cetak, semisal Minggu Pagi, Republika, Inilah Koran Jabar, Koran Merapi, Bangka Pos, dan Metro Riau ini diterbitkan oleh penerbit Pustaka Puitika, Yogyakarta. Balada Orang-Orang Tercinta diluncurkan sekaligus dibedah di Gramedia Pandanaran, dalam acara Pesta Buku Murah di bulan Ramadan tahun 2016, tepatnya 26 Juni 2016. Acara terselenggara atas dukungan Gramedia dan Komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ).Hadir sebagai moderator Suanrdi KS-sastrawan senior sasal Jepara. Pembedah karya adalah Widyanuari Eko Putra, esais dan persensi muda berbakat dari Kota Semarang, dan Adi Zamzam-penulis produkstif asal Kota Ukir. Penampilan pembacaan petikan cerpen Balada Orang-Orang Tercinta yang dibacakan dengan penghayatan oleh Rita Setia dan Alvi Az Zahra, pegiat komunitas Akademi Menulis Jepara, kian memeriahkan suasana. Berikut kisah dalam foto selama kegiatan bedah buku Balada Orang-Orang Tercinta berlangsung.

Kartika Catur Pelita Juri Peksimida 2016

Kartika Catur Pelita, penulis novel Perjaka dan kumcer 'Balada Orang-Orang Tercinta, terpilih sebagai salah satu juri di perhelatan Pekan Seni Mahasiswa(Peksimida)Tingkat Jawa Tengah. Penulis asal Jepara yang sduah menulis 700-an cerpen, dan karyanya dimuat di puluhan media cetak dan online, menjadi juri di Lomba Tangkai Sastra, yaitu kategori Penulisan Cerpen. Selain KCP, juri lainnya, adalah sastrawan tersohor Prasetyo Utomo, dan Adhitia Armitrianto, pegiat budaya sekaligus wartawan sebuah media cetak terbesar di Jawa Tengah. Peksimida ke diselenggarkan pada 27-28 Juli di Universitas Muria Kudus. Peserta Penulisan Cepen sebanyak 27 perwakilan instansi atau lembaga Perguruan Tinggi di Jawa Tengah. Pelaksaan Lomba secara on the spot di dalam ruangan, selama 8 jam. Selama berlangsungnya lomba, peserta tak diperkenankan keluar ruangan. Makan dna minum diantar oleh official masing-masing peserta lomba. Berikut kisah dalam foto selama kegiatan berlangsung.

Novel Perjaka diluncurkan di Roemah Pelantjong, Jogjakarta

Novel Perjaka merupakan karya perdana Kartika Catur Pelita. Novel Perjaka berkisah pengalaman 4 perjaka, bernama Lodi(anak muda yang kehilangan sosok ayah, hingga melampiaskan diri pada mabuk-mabukan), Limanov(indo tampan yang kehilanganfigur oarangtua, hingga terperosok kehidupan 'gigolo'), Layan(anak penjual tempe, yang ditinggal minggat ayahnya sejak kecil), dan Kuat(buurh pabrik yang ingin mengubah nasib). Keempatnya dipertemukan dalam arti keluarga, sahabat, cinta, pengalamn dan seks pertama sebagai pria. Novel Perjaka diebdah di Roemah Pelantjong, menghadirkan pembibir dokter Budi Pratiti(RS. Dr Sardjito, Jogjakarta dan Kafi Kurnia, bos penerbitan Andal Krida Nusantara(Akoer), yang menerbitkan novel Perjaka. Sementara moderator dimandatkan pada Sholahuddin Noorazmy, yang berhasil menyegarkan suasana, hingga acara yang digelar malam hari serasa semringah semangat. Berikut adalah kisah dalam foto kegiatan bedah buku yang digeber pada 18 November 2011

Perjaka dibedah di Akademi Kebidanan Al Hikmah Mayong

Novel Perjaka merupakan karya Kartika Catur Pelita. Novel yang bertutur persahabatan 4 perjaka, bernama Lodi, Limanov, Layan, dan Kuat. Keempat perjaka berbeda status sosial, latar pendidikan, dan karakter, berkisah pengalaman arti keluarga, sahabat, cinta, dan seks pertama sebagai pria. Novel Perjaka diebdah di Akbid, Mayong, Jepara, pada 17-06-2012. Hadir hadir penulis novelnya, Kartika Catur Pelita, hadir juga Ella Sofa, dan Mbak Ita, direktur Akbid, sebagai pembedah karya. Acara berlangsung meriah, diselingi pentas dangdut, di antaranya 'Iwak Peyek'. Acara semakin hbeoh saat purna, para peserta bedah buku mendapat doorprise, dan beberapa peserta beruntung mendapat novel Perjaka bertanda tangan asli penulisnya. Berikut cerita dalam foto-foto kegiatan bedah nivel Perjaka.