Selasa, 21 Maret 2017

Promo Buletin AMJ(Akademi Menulis Jepara)

Pelatihan Menulis bersama komunitas Akademi Menulis Jepara pada Sabtu, 18 Maret terlihat riuh seperti biasanya. Yups, saat pelatihan, sang pemateri KCP berbagi proses kreatif dengan menguarkan materi 'All About Cerpen.' Kali ini rame-rame membahas cerpen berjudul: 'Wanita Perkasa' karya Nabilla Adinda AMJ. Peserta paling imut ini terlihat anjoy saat cerpennya yang terinspirasi dari perjuangan perempuan hebat Jepara, 'Ratu Kalinyamat'- dipuja, sesekali dibumbui kritik oleh sahabat AMJ.Sesi maju di papan tulis diawali dari Nabila, Titin Arifin, Rifa'ti Ihsan, dan Zufar. Mereka ditantang untuk menulis dengan baik dan benar. Semisal kalimat yang didiktekan oleh KCP dan Titin kudu menulis di white board. Titin.(1.Cih! Harimau pun tak sudi memangsa anaknya.) (2.Cih, harimau pun tak sudi memangsa anaknya.) Pada pertemuan kali ini hadir KCP, Susi Susindra, Sinna Saidah Az Zahra, Nabilla AMJ,Zufar, GM Saivul, dan Alvi Srikandi, dan 'tamu istimewa' Bapak Sumardiyanto GEC. Pada pertengahan pelatihan yang disarati goyon,(Ternyata, Rifa'ti Ihsan tidak mengerti makna diksi 'sarat', hadir Mas GM Saivul dan Bu Alvi Srikandi, yang menenteng Buletin AMJ edisi terbaru. Keren, euy. Edisi bulan Maret- yang mengusung tema 'Mengejar Impian' ini memuat tulisan Rifa'ti Ihsan, Susi Ernawati, I'an Arumi, dan Innocento Dyah Nurmala.

Kartika Catur Pelita 'Disamperin Penggemar' Setelah Seminar di Unisnu

Kartika Catur Pelita berusaha tampil maksimal saat didapuk sebagai pembicara di Seminar Jurnalistik 'Let's Do Business By Writing di kampus Unisnu, Pekeng, Tahunan, Jepara, pada Sabtu, 18 Maret 2017. Meski jadwal molor dari agenda semula, penulis yang beken gara-gara menulis novel Perjaka ini, berusaha tampil enjoy. Dengan gaya stand up komedi, guyon, KCP-begitu pria lajang ini biasa dipanggil, berbagi trik, dan pengalaman sebagai penulis. Pun memamparkan makalahnya, 'The Power off Writing."Karena terbatasnya waktu, semula panitia menetapkan 45 menit, ternyata karena jam molor, saya hanya diberi waktu 30 menit. Tentu saya harus memangkas beberapa materi yang sudah saya siapkan,tanpa mengurangi point-point penting, " tutur penginspirasi sekaligus pengampu pelatihan menulis komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ), ini. Dalam seminar yang digelar di Gedung FEB, Lt. 3 ini KCP memilih menampilkan slide berupa gambar. Beberapa senyum dan tawa pecah saat terlintas gambar-gambar yang unik. Pada sesi tanya jawab, terpilih oleh moderator tiga penanya, yang ajaibnya cowok semua.Mereka menanyakan : apa tips untuk seorang yang suka menulis, tapi tak suka membaca. Bagaimana cara menjual tulisan. Suka dan sudah menulis, tapi tak tahu bagaimana cara mengirim naskah/naskah tulisan diapakan? Bagaimana ketika kita memiliki produk, nanum penjualan belum maksimal? Akhirnya ketiga penanya memperoleh jawaban memuaskan dari pemateri, juga mendapat door prise dari panitia. Acara pun berakhir setelah penyerahan plakat dari panitia ke pemateri dan foto dokumentasi. Saat seminar usai dan KCP keluar dari ruangan, berpapasan dengan beberapa peserta yang meminta foto bareng. Salah satunya seorang dara manis, bernama Evy Savitry. Mahasiswi salah satu fakultas di Unisnu ini ternyata menyukai tulisan KCP,"Saya suka puisi Kartini(Kartini, Aku Bukan Perempuan Batu...)yang ditulis Bapak.Saya sengaja datang untuk bertemu.Sebelumnya hanya bisa kagum pada coretan Bapak. Terima kasih motivasinya hari ini, Pak."

Seminar Jurnalistik di UnisNu Berlangsung Meriah

Kegiatan Seminar Jurnalistik bertajuk 'Let's Do Business By Writing' yang diadakan LPM Ekonomika-Fakultas Ekonomi Bisnis- Universitas Islam Nadlatul Ulama,(Unisnu), Jepara, pada Sabtu, 18 Maret 2017 berlangsung meriah. Pembicara berbagi pengalaman dan ilmu tentang bisnis di dunia media cetak dan peluang-peluang bisnis yang memanfaatkan keterampilan menulis.Berikut beberapa foto di acara seminar yang dihadiri 200 mahasiswa Unisnu dari pelabagi fakultas, dan tamu undangan.

Kamis, 16 Maret 2017

Kartika Catur Pelita Mempublikasikan Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot.

Cerpen Bibit, Bobot, dan Bobot adalah cerpen karya Kartika Catur Pelita yang dimuat di tabloid Genie, edisi bulan Desember 2016, cover depan Jupe dan Dewi Persikk, sementara cover belakang terpampang Acha Septriacha yang bersiar hendak menikah. Pada halaman cover ini tertulis : Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot. Penulis Kartika Catur Pelita. Oya, cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot berkisah tentang perjuangan seorang pengusaha abon, yang memiliki putri tomboi bernama Sri Kanti. Pada masa puber, Sri Kanti-rakyat jelata menjakin cinta dengan seorang pemuda tampan berdarah biru. Bila cinta bersatu? Cerpen Bibit, Bebet, dan Bobot lumayan panjang, berjumlah 12.000 cws. Mungkin yang baca blog ini ada yang sudah pernah membaca fiksi ini. Silakan berbagi.

Kartika Catur Pelita Menguarkan The Power off Writing

Kartika Catur Pelita, penulis nasional berasal dari Kota Jepara akan menguarkan makalahnya yang berjudul 'The Power Off Writing' pada acara Seminar Jurnalistik yang dihelat LPM Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Nadaltul Ulama, UNISNU, Jepara, pada Sabtu, 18 Maret 2017.

Kartika Catur Pelita dan Akademi Menulis Jepara

Komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ),adalah wadah pelatihan menulis fiksi & nonfiksi yang digagas oleh penulis asal Jepara.Kartika Catur Pelita, Adi Zamzam, Ella Sofa, Syaiful Mustaqim, dan Sochib Chib adalah sosok yang membidani kelahiran komunitas yang diluncurkan pada 10 Januari 2015. Dalam rentang waktu yang masih seumur jagung, komunitas Akademi Menulis Jepara(AMJ), rutin menggelar pelatihan saban hari Sabtu, pukul 14.00-16.00 di Perpustakaan Jepara. Pemateri membeberkan tip menulis cerpen,novel puisi, resensi, artikel, opini, dan karangan jenis lainnya. Pemateri yang terdiri dari penulis nasional-yang sarat jam terbang- yang bermukim di Jepara, berbagi proses kreatif, pengalaman dan motivasi.

Kartika Catur Pelita Mempublikasikan Cernak Pertama Kali di Suara Merdeka

Cernak berjudul Putri Tralala merupakan cernak karya Kartika Catur Pelita yang pertama kali dimuat di media cetak, yakni Suara Merdeka. Putri Tralala menceritakan seorang selebritis cilik bernama Putri Tralala yang rajin, pintar membagi waktu, dan tidak sombong. Cernak ini dipublikasikan di rubrik Yunior, Suara Merdeka, pada 25 Oktober 2009.Cernak ini berhasil dimuat setelah saya mendapatkan alamat email pengiriman naskah cernak rubrik Yunior-dari Syaiful Mustqim, pegiat literasi di Jepara. Sebelumnya saya sudah beberapa kali kirim naskah via pos. Ternyata tak pernah lolos.Baru setelah berkirim via email,dan Putri Tralala dimuat, kemudian beberapa cernak saya pun tayang di Yunior-Suara Merdeka, seperti Baju Boneka Kain Perca, Teman Sebangku, Kado Valentine Terindah, Alam dan Balon Warna-Warni,dan Nasi Aking